Kami adalah melati Indonesia yang semerbak aromanya dapat mengharumkam bangsa dan negara tercinta. Selamat Datang di Website Dharma Wanita Persatuan KBRI Berlin.

Perayaan HUT DWP Ke-12

Perayaan HUT DWP ke-12 di KBRI Berlin dilakukan melalui serangkaian kegiatan. Diawali dengan acara Talk-Show dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Wanita Indonesia dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Keluarga”. Acara ini dilakukan bersamaan dengan Pertemuan Masyarakat pada tanggal 10 Desember 2011. Dalam talkshow ini, DWP KBRI Berlin mengundang Ibu Karna, Ibu Nuryani Becker dan Ibu Melani Hapsari,  yang telah berhasil menjalankan bisnisnya di Berlin. Acara ini dipandu oleh Miranti S. Hirschmann, wartawan koresponden TVOne di Jerman.

Upacara perayaaan HUT DWP ke -12 dilakukan pada tanggal 15 Desember 2011, yang dilanjutkan dengan berbagai lomba diantaranya lomba masak estafet dan lomba mengenali bumbu yang diikuti oleh bapak-bapak local staff maupun home staff KBRI Berlin. Selain itu juga dilakukan lomba ruangan terhijau untuk ruangan kantor di KBRI Berlin.

Membatik di Berlin

Pada tanggal 22 Oktober 2011 fungsi Pensosbud KBRI Berlin menyelenggarakan workshop Batik yang juga diikuti oleh perwakilan dari DWP KBRI Berlin. Selain workshop Batik juga diselenggarakan seminar Batik serta acara high tea yang mengundang para istri duta besar negara sahabat serta beberapa anggota Wilkommen in Berlin.

Pertemuan  Anggota  Bulanan  DWP  Bulan  September  2011

Pada  Sabtu,  10 September  2011  dilaksanakan  pertemuan  anggota  bulanan  DWP  yang  pada  kesempatan  kali  ini  diselenggarakan  ceramah  kesehatan  dengan  topik  Kasus EHEC-HUS di Hannover.


 

ASIEN  PASIFIK  WOCHEN  BERLIN  2011

Pada tanggal 8-10 September 2011 di Rotterrathaus Berlin, DWP KBRI Berlin dengan misi menunjang promosi budaya dan kuliner Indonesia di ajang tersebut, turut berpartisipasi dengan mempromosikan makanan dan minuman khas nusantara. Tidak hanya itu, pada tanggal 10 September 2011, dengan mengusung tema Food Meet Dance, para pengunjung juga dihibur dengan tari-tarian Indonesia.

 

Partisipasi  Pengurus  DWP  pada  Seminar  Capacity Building

Pada tanggal 5-6 September 2011 KBRI Berlin mengadakan Seminar Capacity Building untuk para local staff. Dalam seminar ini DWP KBRI Berlin juga diberikan  kesempatan untuk mengirimkan perwakilannya sebagai peserta. Seminar ini mengupas beberapa hal diantaranya mengenai New Paradigm in Human Capital Era, Effective & Emphatic Communication, Conflict Management dan Creative Thinking; yang disampaikan tidak hanya melalui ceramah tapi juga diskusi kelompok dan beberapa games.

 

Silaturahmi   Keluarga  Besar  KBRI Berlin,   Masyarakat  Indonesia  , dan  PPI Bersama  “Pak  Habibie ”di  Wisma  Negara  Berlin

Jum’at  , 1 Juli 2011  Mantan  Presiden  Indonesia, Prof.  Baharuddin Jusuf  Habibie  yang sedang  berada di Berlin, menyempatkan  diri  dan  keluarganya  untuk bersilaturahmi  dan  berdialog  dengan  keluarga  besar  KBRI  Berlin, Masyarakat  Indonesia  dan PPI  .  Ramah  tamah  dan  dialog  langsung yang dipimpin oleh dubes  Indonesia  berkuasa  penuh, DR. Eddy Pratomo  bertempat  di  Wisma  Indonesia  , kediaman  resmi duta besar  tersebut  berjalan  hangat  dan bersahaja. Pak Habibie  di dalam menjawab  sebuah  pertanyaan, mengungkapkan 5  point pegangan  hidupnya, kerja keras,  be rational,  be fair,  low  profile, dan  never try to be a  Hero . Habibie juga  menyebutkan  dan menekankan  bahwa di balik sukses seorang laki-laki ada peran besar  dua wanita di belakangnya , yaitu ibunda tercinta dan  istrinya . Di dalam  kesempatan  langka  tersebut  pengurus  DWP KBRI  Berlin pun   , tidak  menyia-nyiakan  kesempatan  untuk  berfoto  bersama  dan  sedikit  bercakap-cakap  ringan  dengan  pak  Habibie.  ( foto  : Pensosbud  KBRI  Berlin  )

 

Tag  der  Öffnen Tür  ” All Nation Festival ” Der  Botschaft  der  Indonesien

Hujan sepanjang  hari  Sabtu , 2 Juli 2011  tidak  mengurangi  antusiasme  tamu pengunjung  All Nation  Festival  untuk  mampir  di  Kedutaan  Besar  Republik Indonesia  , Berlin . DWP  KBRI  Berlin,  seperti  tahun sebelumnya juga  berpartisipasi. Selain   berjualan  makanan dan  barang-barang  souvenir  khas  Indonesia , partisipasi  pengurus  DWP  KBRI  Berlin kali ini dapat  dikatakan  istimewa,  karena selain memainkan  alat  musik  angklung  , juga  memperkenalkan  untuk pertama  kalinya  permainan  alat  musik Kolintang.         ( Foto  :  DWP  dan Pensosbud  KBRI  Berlin )

 

Wisata Tahunan  Anggota  DWP KBRI Berlin  ke Szcecinie  Polandia

Sabtu, 11 Juni 2011 di pagi  yang  cerah,  anggota  DWP KBRI  Berlin  yang  terdiri  dari ibu-ibu   masyarakat  Indonesia  yang  berdomisili  di  Berlin  dan  kota sekitarnya  bersama  pengurus  DWP  KBRI  Berlin  melakukan  kunjungan  wisata  ke  Szcecinie  , Polandia  untuk  mempererat  tali  silaturahmi  di  antara  sesama  anggota  dan  pengurus  DWP  . ( Foto  :  Maria K .A. Tavipsyah )

Kunjungan Silaturahmi dan  Pengajian bersama Jamaah Wanita  Masjid Al- Falah dan DWP KBRI Berlin bersama ibu Laily  Rachmawati  M.Nuh

Selasa  , 31 Mei  2011 di pagi yang  cerah DWP  KBRI  Berlin  kedatangan tamu  istimewa.  Beliau  adalah  , ibu Laily Rachmawati  M.Nuh, istri dari  mentri  Pendidikan  Nasional  kabinet  Indonesia  bersatu  II.  Kedatangan  beliau  di KBRI  Berlin  selain   bersilaturahmi  serta   sharing  pengalaman  dengan  pengurus DWP KBRI Berlin  juga   sekaligus silaturahmi  dan   pengajian bersama    dengan  jamaah  wanita  masjid  Al Falah  Berlin . ( Foto  :  DWP  dan Pensosbud  KBRI  Berlin )

Pelatihan Pengisian Website Tampilan Baru  DWP  KBRI  Berlin

Tampilan  baru  Website  DWP  KBRI  Berlin  telah  diaktifkan  kembali sejak  April 2011. Untuk  pengisiannya  pengurus  DWP  pada  hari  Rabu, 18 Mei  2011  berkesempatan mendapatkan  pelatihan  praktek  pengisian  artikel  dan foto   dari   Andi  Tinelung  , staff  bidang Sosial  Budaya , KBRI  Berlin. ( Foto  :  Maria K.A tavipsyah )

Pertemuan Anggota Bulanan  DWP  Mei 2011 ;

“ Pentingnya  Menjaga Kesehatan  Kulit  dari  Radiasi  Sinar  Ultra Violet  dan  Penuaan Dini  ”

Sabtu, 14 Mei  2011  bertempat di  aula  lantai  1 KBRI  Berlin, telah dilangsungkan  acara  bulanan  pertemuan anggota  yang  kali ini  diisi oleh  seorang  ahli  kulit  Dermatologi  , Dr. med. Ev- Charlott Walter  dengan  tema,  Pentingnya  Menjaga  Kesehatan  Kulit  dari  Radiasi  Sinar  Ultra violet  dan  Penuaan  Dini  . Hadir  dalam  pertemuan tersebut,  kepala  kanselerai  KBRI Berlin,  Diah Wulandari  Rubianto,  ketua  DWP KBRI Berlin, Atiek  Pratomo,  pengurus  DWP KBRI Berlin  dan   anggota DWP KBRI Berlin . ( Foto  :  Maria K.A Tavipsyah )

Partisipasi DWP  KBRI  Berlin  di   Kelompok Medical group Wilkommen in Berlin

Kegiatan  agenda ceramah kesehatan sebagai  bentuk  partisipasi  aktif  DWP  KBRI  Berlin  di  kelompok  Medical  group  Willkomen in Berlin  untuk  yang ke-3 kalinya dilaksanakan pada Selasa, 10 Mei 2011 . Pada kesempatan  kali ini,  tema  ceramah kesehatan adalah  Serangan  jantung  pada  Wanita  yang ternyata  memiliki resiko faktor kematian  lebih  tinggi  dibandingkan pria pada umumnya . Gejala atau  symphon  serangan  jantung  pada wanita sangat umum dan  dapat  pula menyerang  di kelompok usia  wanita produktif ini harus  diwaspadai dengan  tepat . Ceramah ini diberikan  oleh Professor  yang juga  wanita,  yaitu Professor  Dr.med.Verena  Stangi  , dari  departemen  Kardiologi dan  Angiologi  Rumah Sakit Universitas  Charité Berlin.  ( Foto  DWP   )

DWP KBRI Berlin goes Scandinavia  , Sebuah Catatan Perjalanan

Ibu-ibu DWP KBRI Berlin melakukan kunjungan silaturahmi ke DWP KBRI Helsinki dan Stockholm pada tanggal 5 hingga 8 April 2011 dengan biaya swadaya. Rombongan yang terdiri dari tujuh orang ibu-ibu pengurus  DWP KBRI Berlin dipimpin oleh ketuanya ibu Atiek Pratomo, Selasa pagi tanggal 5 April 2011 meninggalkan airport Berlin dengan pesawat Air Berlin menuju Helsinki. kegiatan yangdilakukan antara lain,  City tour Helsinki , mengunjungi obyek-obyek wisata seperti Gereja putih (Tuomiokirkko), merupakan simbol kota Helsinki yang selesai dibangun pada tahun 1852 , Senate square (Senaatintori), gereja Orthodox Rusia Uspenski Kathedral dengan kubah emasnya, Gereja Batu (Temppeliaukion kirkko), monumen Sibelius , Stockmann – department store terbesar di Helsinki, Esplanadi yaitu jalan utama kota Helsinki dengan deretan toko-toko dan gallery terkenal di kiri dan kanannya.

Stockholm ibukota negara Swedia merupakan salah satu ibukota terindah di dunia yang terletak diatas 14 pulau yang saling terhubung oleh 57 buah jembatan juga tak luput  dikunjungi oleh ibu-ibu DWP KBRI Berlin bersama  DWP KBRI Helsinki.

Kota lain yang dikunjungi adalah  Tallin  ibukota dari negara Estonia, yang masih merupakan negara wilayah akreditasi KBRI Helsinki. Negara Estonia bersama dengan negara Latvia dan Lithuania merupakan negara Baltikum yang sebelumnya  merupakan bagian dari negara Federasi Rusia dan memisahkan diri seiring dengan kebijakan Prestoika di negara tersebut. ( Foto koleksi ibu   Evie  Sahala )

 

Latihan  Perdana Kolintang  DWP  KBRI  Berlin

Seperangkat  alat  musik  kolintang  milik  KBRI  Berlin, pemerian  dari  pemda Sulawesi  Utara ,  telah membuka kesempatan baik  bagi  ibu-ibu DWP KBRI Berlin untuk membentuk  grup Kolintang DWP KBRI .  Kesempatan untuk berlatih  dengan  guru  Kolintang  yang langsung  didatangkan dari tanah  air , bapak  Crist  Parengkuan , telah diselenggarakan  mulai  tanggal  21 Maret  2011  selama  3 minggu . (  Foto  :  DWP -Maria )

Demo Pembuatan Sushi dalam Pertemuan Bulanan Anggota DWP KBRI Berlin

Partisipasi DWP  KBRI  Berlin  di   Kelompok Medical group Wilkommen in Berlin

Partisipasi  DWP KBRI  Berlin di dalam  program  organisasi  Willkomen in Berlin ( organisasi istri  diplomat  asing di Berlin  ) di awal tahun  2011  dengan  mengikuti  antara lain  :

1. Kamis, 17 Februari 2011 berkesempatan untuk mendengarkan ceramah kesehatan tentang penyakit jantung bawaan (congenital heart disease) oleh Professor. Dr.med. Felix Berger, kepala departemen penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung anak (the Department of Congenital Heart Disease and Pediatric Cardiology) pada The Deutsches Herzzentrum Berlin (DHZB, German Heart Institute Berlin).

2. Selasa , 15 Maret  2011 mendengarkan ceramah  kesehatan  tentang  Alergi  dan pengaruh sosial yang disampaikan oleh  Professor  Torsten  Zuberbier , kepala   departemen/klinik  Dermatologi , Verenelogi dan  Alergilogi  pada  Rumah Sakit  Charite , Berlin. Klinik ini telah bekerjasama dengan  negara-negara  di Uni Eropa , Asia dan  juga Amerika Serikat . Professor  Torsten sekaligus   direktur  dari  European  Alergy  Research   .( Foto DWP –  Maria )

Demonstrasi  Masakan Khas  Bali  ala   Williem Wongso

Acara Demonstrasi masakan tersebut diselenggarakan Selasa sore , 8 Maret 2011 bertempat di Aula KBRI  Berlin, yang dihadiri oleh Para Istri Duta besar Negara-negara Asia Pasifik, Chef dari beberapa hotel terkenal di Berlin , dan Willkommen In Berlin (WIB )   Cooking Group, Presiden WIB  dan beberapa pengurus dari WIB . WIB  adalah Perkumpulan para Isteri Diplomat asing,pengusaha, ekspatriat dan politisi di Berlin. Acara tersebut  dikoordinasi oleh Ibu-Ibu DWP KBRI  bekerja sama dengan Fungsi Pensosbud KBRI Berlin. Sore itu aula KBRI  dihias dengan berbagai ornament Bali ,aroma terapi khas Bali dan disertai dengan  iringan musik Bali. ( Foto DWP – ibu Evie Sahala, Maria Karsia dan  Courtesy  koleksi  Sosbud  KBRI Berlin  )

Ragab DWP se-Jerman 2011 KBRI Berlin

Pada kesempatan Rakor Perwakilan se-Jerman tahun 2011 ini KBRI Berlin mendapat tanggung jawab sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan tersebut. Kegiatan Rakor ini diselenggarakan dalam 3 (tiga) hari yaitu tanggal 10 – 12 Februari 2011 dan bertempat di KBRI Berlin, Lehrter Strasse 16 – 17 Berlin.

Pada kesempatan kali ini,sebagaimana  biasanya  3 (tiga) unit kerja DWP pada Perwakilan RI di Jerman pun ikut serta dalam Kegiatan Rakor . Berbeda  dengan  penyelenggaraan  tahun-tahun sebelumnya untuk yang pertama kali DWP ke tiga  perwakilan selain   mengadakan  rapat  koordinasi  internal , juga diikutsertakan  ke dalam Kelompok Kerja (Pokja) Khusus DWP se-Jerman. Pokja Khusus DWP ini dipimpin langsung oleh Bpk. Eddie Pratomo sebagai Kepala Perwakilan RI di Jerman yang juga  Penasehat DWP KBRI Berlin dan diketuai oleh Ibu Atiek Pratomo sebagai Ketua DWP KBRI Berlin. Peserta Pokja Khusus ini diikuti oleh seluruh pengurus DWP dari KBRI Berlin, KJRI Frankfurt, dan KJRI Hamburg.  Pembahasan  di dalam  pokja khusus  ini dirasakan  istimewa dan  cukup  penting dan strategis , kerena   dititikberatkan  pada  pembahasan  Bentuk Kemitraan KBRI Berlin dan DWP. ( foto  DWP  dan  courtesy  koleksi  Sosbud  KBRI Berlin  )

“Lange Nacht der  Museen” , Mengunjungi Museum – Museum Berlin di Malam Hari

Dua kali  dalam  setahun dimulai  sejak tahun 1997  pemerintah kota Berlin menyelenggarakan  program  yang dinamakan  Lange Nacht der Museen ,  yaitu suatu  program untuk  masyarakat umum  , mengunjungi  museum-museum di kota Berlin di waktu  malam  dari pukul 18.00 sampai  dini hari  pukul 2 pagi.  Berlin yang  memang terkenal  sebagai  kota  sejarah , memiliki 180 museum yang tersebar  di seluruh  penjuru kota . Pada  musim  dingin  kali ini,  Minggu  28 Januari,  ketua DWP KBRI Berlin, ibu Atiek Pratomo dan putranya Dior  ,  2 orang pengurus  DWP  , home staff KBRI Berlin ,  anggota   masyarakat  Indonesia di  Berlin dan   anak-anak  staf KBRI  Berlin menikmati  kunjungan  ke beberapa  museum yang  dibuka  untuk umum tersebut. Perjalanan dimulai dari  Hauptbahnhof  tempat  kumpul bersama,  dengan  berpencar. Rombongan ibu-ibu memusatkan  kunjungan di route  museum  Inseln , seperti  Altes Museum, Bode Museum, Deutsches Historisches Museum, dan DDR Museum , sementara rombongan  anak-anak  berkeliling di route  Museum Haus  am Check Point Charlie, Zeiss Grosseplanetarium,  Zoo Aquarium Berlin dan  Naturwischenschaft Museum .  Sebenarnya ada 2 museum central  museum di kota Berlin, akan tetapi tidak  dimasukkan di dalam  program  Lange Nacht der Museen kali ini , yaitu  Neue Museum di mana  patung  Nevertiti  berada  dan  Pergamon  Museum  . Namun kunjungan  ke museum – museum di waktu malam hari  tersebut layak untuk  diacungi jempol karena bermanfaat untuk menambah wawasan  pengetahuan, tidak hanya  sejarah  peradaban  manusia ,tapi juga ilmu pengetahuan alam yang sangat  luas  cakupannya .  ( Foto  koleksi  Maria Karsia )